Jumat, 16 April 2010

Nokia N65 details and pictures leaked


Nokia kembali menambah jajaran Eseries-nya dengan tiga produk yang sangat menarik. Di antaranya adalah E90 dan E65, keduanya bukan cuma mengusung teknologi canggih tapi juga gaya baru. Pokoknya beda deh sama Eseries yang lalu-lalu, dari segi gaya lho, kalau soal kemampuan sih sama, lebih jago malah.

Diluncurkannya dua produk ini juga membuktikan bahwa Nokia nggak menganaktirikan Eseries. Secara banyak orang beranggapan kalau Nokia terlalu berkonsentrasi sama Nseries ketimbang Eseries. Tapi itu dulu, sekarang gosip tersebut nggak berlaku lagi.

Meski tetap mengedepankan fungsi office dan messaging, Eseries telah dilengkapi fitur multimedia yang mumpuni. Bisa dibilang sekarang Eseries adalah hape pintar serba bisa. Beda banget sama yang dulu. E65 misalnya, hape ini boleh jadi punya kaitan erat sama E61 (terutama nama serinya yang mirip-mirip) tapi keduanya bener-bener beda. Baik dari desain maupun fitur unggulan. Mau tahu bedanya, langsung deh kita bahas aja.
Desain
Nokia belajar dari pengalaman. Saat menciptakan Eseries, seperti E61, mereka kurang memperhatikan segi desain. Karena menurut mereka untuk hape kantoran kayak E61 nggak terlalu penting menerapkan desain gaya yang penting fungsi dan kenyamanan pemakaian. Kebijakan ini memang nggak salah, tapi pengguna menginginkan Eseries tampil lebih gaya.

Iya, siapa bilang orang kantoran nggak butuh hape gaya. That’s why Nokia menerapkan desain apik pada E65 kali ini. Jika dibandingkan sama E61, perbedaannya banyak banget. Mulai dari form factor, E65 udah meninggalkan desain candybar kotak yang kaku. Sebagai gantinya konsep sliding dipilih, trus lekuk tubuhnya pun lebih dinamis berkat hilangnya sudut-sudut kaku.

Walau mengusung desain sliding, tubuh E65 cukup tipis (dalam keadaan tertutup). Efek dari penipisan ini membuat hape jadi lebih enak dipegang dan dipandang. Penambahan cover batere dengan tekstur kulit makin menambah tingkat kenyamanan waktu memegang E65.

Slidernya pun nyaman dipakai, responsif dan terasa kokoh. Begitu slider terbuka, mobilers bisa ngelihat susunan keypad alphanumeric. Oh, iya di bawah layarnya juga tertanam tombol-tombol tambahan, dari softkey, angkat-tutup, sampai tombol pintas. Too bad, di sektor tombol, kekurangnyamanan cukup terasa. Paling berasa adalah tombol softkey-nya, dengan ukuran yang kecil, jari kita bakal sering salah pencet.
Fitur
Bicara soal fitur di E65, mobilers nggak usah meragukannya deh. Seri E sendiri adalah jaminan kekomplitan beragam fungsi yang diusung E65. Semua udah tahu kalau hape Nokia Eseries punya fitur office mumpuni. Anggapan ini bukan sekedar basa-basi belaka, E65 juga ikut meneruskan tradisi ini.

Yang dicari orang untuk keperluan kantor, mungkin nggak lepas dari hal tulis menulis. Di hape ini mobilers akan menjumpai aplikasi bernama Quickoffice. Kita bisa membuat dan membaca beragam dokumen office seperti Word, Sheet dan Power Point. Membaca file pdf juga bisa, secara E65 punya aplikasi Adobe PDF Reader.

Aplikasi-aplikasi ini didukung oleh fitur Presentation yang bisa menampilkan semua dokumen ke layar melalui proyektor dengan koneksi Bluetooth dan kabel data. Udah gitu kita diberikan keleluasaan untuk mencetak (print) dokumen-dokumen tersebut menggunakan aplikasi Printer dan HP Printer. Tentu saja printernya harus support koneksi ke hape juga.

The next thing yang musti dimiliki hape kantoran adalah kemampuan internet. E65 menjawabnya dengan menyuguhkan berbagai koneksi, dari GPRS, EDGE, 3G sampai WiFi 802.11b/g. Menjelajahi dunia maya jelas bukan masalah lagi buat pengguna E65. Mobilers bisa membuka halaman web (HTML) ataupun wap (xHTML).

Teknologi koneksi E65 nggak cuma terbatas buat berinternetan aja, kita juga diberikan fungsi VoIP melalui WiFi. Hebatnya lagi, fitur VoIP E65 punya teknologi baru yaitu Ad-hoc Communications yang dibungkus dalam menu LocalSIP. Teknologi ini memungkin kita menjalankan VoIP dengan lebih mudah. Menggunakan VoIP Ad-hoc, mobilers nggak perlu lagi proxy server (jembatan penghubung antar perangkat), karena dalam mode ini hape akan berperan sebagai server sendiri.

Nggak perlu lagi WiFi router atau jaringan operator. Hape akan langsung terhubung dengan hape lain yang juga mendukung VoIP Ad-hoc, trus ngobrol deh tuh. Sistem kayak gini mirip-mirip koneksi WiFi milik PSP, dimana kita bisa ngadu game dengan pemilik PSP lain via WiFi.

Hal baru lainnya adalah kehadiran kamera 2 Megapixel pada E65. Mobilers semua udah tahu kalau perangkat kamera di Eseries lama kurang diperhatikan, alasannya sih hape bisnis nggak perlu gituan. But E65 beda, walaupun hape bisnis tapi fitur multimedianya komplit banget, termasuk kehadiran kamera 2 Mpix ini. Sayang banget, meski udah 3G tapi belum ada kamera depan buat acara video calling.

Kamera bagus jelas butuh dukungan layar oke. Untuk urusan layar sebenernya sudah bukan masalah lagi buat jajaran Eseries, secara dari dulu layar varian ini telah mengusung teknologi canggih. Begitu juga dengan E65, layar TFT 16 juta warna dengan resolusi 320 x 240 pixel telah dibenamkan di sini.

Memori? Sama bos, no problem at all. E65 udah di support memori internal 50 MB dan slot memori eksternal untuk kartu microSD. Mau nyimpen banyak file jelas nggak ribet lagi dong. Atau mau dipindah ke perangkat lain? Pake aja Bluetooth, Infrared dan kabel USB-nya.
Kinerja
Kesan pertama waktu nyobain E65 adalah thanks God, it’s so easy! Yap,beneran loh. Meski hape ini canggih abis, kita nggak akan menemukan kesulitan berarti menjalankan fitur-fitur di dalamnya. E65 menghadirkan user interface yang cukup friendly melalui OS Symbian 60.

Kemudahan ini termasuk saat mobilers ingin menikmati ngobrol lewat internet (VoIP). Tinggal masuk ke menu LocalSIP, trus biarkan hape mencari jaringan WiFi yang tersedia. Kalau memang dibutuhkan password, kita musti memasukkannya. Nggak usah khawatir bos, besok-besok kalau kita pake jaringan yang sama, kita nggak perlu masukin lagi. Hape ini akan langsung mengenalinya. Kalau udah terhubung dengan WiFi trus cari deh perangkat lain yang juga aktif fitur VoIP-nya. Gampang kan?

Tidak jauh beda dengan kasus VoIP, berkoneksi dengan dunia maya alias internet juga mudah. Kalau pake WiFi ya persis di atas prosesnya, cuma kalau mobilers mau pake koneksi jaringan lain seperti GPRS atau 3G, kita harus lakukan setting dulu. Saat masuk menu Web, akan muncul opsi kita mau pake koneksi apa. Tinggal pilih and jelajahilah dunia internet.
Opini
Nokia E65 benar-benar beda dengan Eseries sebelumnya, terutama dari segi desain. Unsur gaya sangat kental di hape ini. So, mobilers nggak perlu lagi khawatir dengan bentuk Eseries yang kaku dan serius, apalagi sekarang sudah dilengkapi fitur multimedia yang komplit. Kehadiran kamera dan fitur musik yang cukup mumpuni adalah buktinya. Cocok banget deh buat orang kantoran yang butuh hape berfitur office dan multimedia lengkap.

0 komentar:

  © Blogger templates ProBlogger Template by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP